Sabtu, 28 Agustus 2010

SELAMA RAMADAN, TESA 129 TERIMA DUA KASUS PENELANTARAN BAYI

BILD SURABAYA –Pada Hari Kamis, 26 Agustus 2010 Pukul 13:51:52 WIB Telepon Sahabat Anak (Tesa) 129 selama Ramadan menerima dua pengaduan penelantaran bayi. Kasus tersebut keduanya terjadi di Surabaya, yakni di Sukomanunggal dan Manyar.

Koordinator Tesa 129 Jatim, Budiyati, Selasa (24/8) mengatakan, kedua bayi yang ditelantarkan tersebut kini telah ditangani petugas Dinas Sosial Jatim dan ditampung di UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Dinsos Jatim di Jl Wolter Monginsidi, di Kabupaten Sidoarjo.

Setelah menerima pengaduan, relawan selanjutnya mengadvokasi tentang mekanisme mengadopsi bayi. Beberapa anggota masyarakat berencana mengadopsi bayi yang saat itu masih berada di kantor Polsek setempat. ”Relawan selanjutnya mengarahkan pada sistem mekanisme pengadopsian yang sesuai dengan aturan pemerintah,” katanya.

Selain penelantaran bayi, relawan Tesa 129 juga menerima pengaduan kasus Trafficking. Kasus tersebut kini sudah ditangani oleh Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Polda Jatim.

Terhadap laporan pengaduan kasus-kasus tentang kejahatan atau kekerasan pada anak yang sering diterima. Tesa 129 terus menjalin kordinasi lintas intansi yang memiliki kewenangan atas pengaduan tersebut.

Cepat tanggapnya penanganan pengaduan tersebut adalah sebagai bentuk jalinan kerjasama antar intansi. Selama ini, yang dilakukan oleh relawan adalah meneruskan laporan yang diterimanya pada intansi yang berwenang. Meski demikian Tesa 129 juga melakukan advokasi jika memang membutuhkan bantuan.

Dikatakannya, terhadap kasus yang diterima, relawan Tesa 129 sudah melakukan pendampingan dan rujukan kelembaga-lembaga rujukan. Jenis layanan yang diberikan Tesa 129, yaitu informasi, konseling melalui telepon, penjemputan, dan rujukan.

Kegiatan lain yang dilakukan Tesa 129, meliputi penjangkauan (outreach), tele konseling gratis, layanan darurat, layanan bagi anak-anak yang membutuhkan perawatan dan perlindungan khusus. Akses lembaga rujukan yang dibutuhkan anak, yakni mengembalikan keberfungsian sosial anak agar dapat melaksanakan kembali perannya secara wajar.

Sebelumnya diberitakan, setelah lima tahun beroperasi di Surabaya, layanan Tesa 129 akan dikembangkan di kota lainnya di Jatim. Daerah yang kini sudah mengajukan permohonan layanan, yakni baru Kabupaten Mojokerto.

Relawan pengelola Tesa 129 kini sedang melakukan sosialisasi dan pengenalan layanan tersebut pada pemerintah kabupaten/kota. Pengenalan atau penawaran selain dilakukan dalam bentuk surat menyurat, juga dengan menggelar seminar tentang program-program perlindungan anak.

Tesa 129 mengadopsi konsep Child Helpline yang telah beroperasi di 77 negara. Child Helpline dicanangkan sejak 1996 dalam pertemuan internasional tentang perlindungan anak di Venice, Italia. Layanan telepon ini memberikan informasi mengenai hak-hak anak dan kebijakan lainnya yang berkaitan dengan anak. Selain itu memberikan sarana untuk anak-anak Indonesia, melaporkan keluhannya atau kebutuhannya dalam kondisi hak-hak nya terlanggar atau pun tidak (Ronny & Tia)

KAPOLRESTABES: INSTRUKSIKAN TEMBAK DI TEMPAT

BILD SURABAYA –Pada Hari Kamis, 26 Agustus 2010 Pukul 14:00:42 WIB Kapolrestabes Surabaya menginstruksikan kepada semua anggota kepolisian di Surabaya untuk melakukan penembakan di tempat kepada perampok yang meresahkan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman, dan kondusif kepada masyarakat di Surabaya

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coky Manulung, saat dikonfirmasi di Mapolwiltabes Surabaya, Kamis (26/8) mengatakan, penembakan di tempat ini sudah sesuai dengan prosedur dan normatif. Jadi anggota di lapangan harus sesuai dengan prosedur dan normative.

Ia menjelaskan, ketiga tempat bank, toko perhiasan, penukaran uang tersebut merupakan tempat yang rawan terjadinya tindak kriminalitas. Ia mengakui kecenderungan datangnya
Lebaran membuat angka kejahatan meningkat drastis dibanding hari biasa.

“Maka itu, kami akan menyebarkan petugas untuk mengintensifkan penjagaan di tiga tempat itu. Tidak harus dengan menjaga 24 jam, melainkan cukup patroli secara senyap,” tuturnya

Lebih lanjut ia mengatakan, dua per tiga kekuatan personel Reskrim Polrestabes akan dikerahkan untuk melakukan cegah tangkal agar kejadian perampokan besar, seperti di Medan tak terulang di Surabaya. Namun, sambungnya, untuk lebih detailnya tak bisa diumumkan sebab itu bagian strategi kepolisian menjaga keamanan agar tetap kondusif dan tak kecolongan.

“Kami akan berkoordinasi dengan setiap Polsek untuk melakukan penjagaan di tiga tempat paling rawan tersebut. Tujuannya untuk menghilangkan kesempatan penjahat melakukan aksinya,” ujarnya,

Selain pengamanan terhadap bank-bank, toko perhiasan emas dari pelaku
perampokan adalah prioritasnya. Pihaknya, akan menyebarkan anggotanya di jalan-jalan dan dekat pusat keramaian. "Ada polisi dimana-mana itu salah satu pelayanan prima kepada masyarakat," ujarnya

Langkah preventif yang dilakukan tersebut untuk meningkatkan Operasi Cipta Kondisi yang sudah berjalan. “Demi menjaga kelancaran dan kenyamanan dalam berlebaran, Polrestabes akan terus melakukan pengawasan, termasuk mengawasi beberapa pusat perbankan dan penjualan emas di Surabaya yang kini marak terjadi perampokan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, selama 6 bulan terakhir, kasus pencurian dengan kekerasan (curas) cukup menonjol dibanding kasus-kasus lainnya. Dari data crime indeks Polrestabes Surabaya, pada Januari sebanyak 82 kasus, Februari 55 kasus, Maret 50 kasus, April 52 kasus, Mei 33 kasus, dan Juni 48 kasus. “Kalau ditotal jumlahnya mencapai 320 kasus untuk semester pertama dan 244 kasus di antaranya terselesaikan,” katanya.

Ia menambahkan, selain kasus street crime, dan kasus kriminalitas lainnya, peredaran narkoba juga menjadi atensinya karena peredaran narkoba di Surabaya masih tinggi, selain itu juga pihaknya akan memfokuskan pengamanan Lebaran 2010. (Ronny & Tia)

DEWAN KESENIAN SURABAYA GALANG DANA UNTUK PENYANYI FRANKY


BILD SURABAYA –Pada Hari Jumat, 27 Agustus 2010 Pukul 02:16:51WIB Dewan Kesenian Surabaya (DKS) menggalang dana untuk membantu pengobatan penyanyi kondang Franky Sahilatua (57), melalui acara bertajuk "Dari Surabaya untuk Franky: You are Not Alone, Bung?!."

Koordinator acara, Yuska Harimurti mengatakan, penggalangan dana secara terbatas dilakukan di Rumah Makan Hallo, Jalan Bubutan 95 Surabaya pada malam nanti pukul 20.00.

Dikatakan Yusak, rencananya pada malam amal nanti dihadiri para politisi, pengusaha, dan artis seperti Sawung Jabo, Reny Jayusman, Jane Sahilatua, Roy Boomerang, Pay dan Ipank BIP, Garin Nugroho dan Krisyanto eks Jamrud, Korek Jezz, dan sebagainya. “Ini bentuk kepedulian rekan sesama seniman pada sakit yang diderita Franky,” katanya.

Setelah itu, acara penggalangan dana juga akan digelar secara terbuka di halaman Balai Pemuda Surabaya pada 28 Agustus malam melalui acara "Parade Musik Arek Suroboyo" dengan dukungan Devadata, Bimskalabim, Lontar, Creamecaramel, Kuch Kuch Hotahai, dan sebagainya.

"Franky merupakan seniman yang produktif, karena itu Franky pernah menyatakan "Saya ingin tetap produktif dan terus menyanyi karena saya tidak mau menjadi museum, saya ingin tetap berapi," katanya, mengutip Franky Sahilatua.

Namun, pelantun "Perahu Retak" itu harus berhadapan dengan tubuh yang rapuh karena tulang belakangnya digerogoti kanker, sehingga dia menjalani perawatan intensif di Singapura General Hospital sejak 2 Agustus 2010.

Pada 3 Agustus lalu, tim dokter di rumah sakit itu melakukan operasi untuk mengangkat sebagian tumor di tulang ekornya dan serangkaian operasi lanjutan untuk mengangkat tumor yang tersisa hingga akhirnya menangani kanker sumsum tulang belakang yang diderita Franky.

"Kondisi Franky yang terus menurun itulah yang menggerakkan seniman, politisi, tokoh lintas agama, dan aktivis pemuda di Surabaya untuk melakukan penggalangan dana untuk membantu pengobatan Franky," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, Franky adalah seniman yang memiliki kepedulian tentang kemanusiaan, kebangsaan, dan kebhinekaan. "Franky kerap melakukan penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang membutuhkan seperti hasil penjualan album Satu Hati produksi Solidaritas Indonesia (Solid) untuk membantu korban gempa di Jogjakarta dan sekitarnya, dan sekarang giliran kita membantunya," terangnya (Ronny & Tia)

MENKUMHAM KURANG TEGAS 3 “Pejabat Imigrasi Class I Tanjung Perak Surabaya Menekan Masyarakat Untuk Menutup Kerugiannya”.

BILD Surabaya-Pada hari Kamis 26 Agustus 2010 pukul 10.00 WIB. Wartawan Bild Surabaya mendapatkan informasi dari masyarakat Surabaya yang mengurus surat keimigrasian (passport) bahwa masyarakat Surabaya yang mengurus surat tersebut dipersulit bila tidak melalui calo. (Bersambung/Ronny)

MENKUMHAM KURANG TEGAS 2”UPAYA PEJABAT IMIGRASI CLASS I TANJUNG PERAK SURABAYA MEMBERI RP 1 MILIARD PER MINGGU KEPADA WARTAWAN & LSM’

BILD Surabaya – Pada hari Selasa 24 Agustus 2010 wartawan Bild Surabaya kaget mendengar Pejabat Imigrasi Class I Tanjung Perak Surabaya suka memberikan jatah kepada sekitar 40 orang wartawan & LSM setiap minggunya, setiap wartawan Tabloid & LSM mendapatkan Rp. 50.000,-

Sedangkan wartawan cetak Hatian & wartawan Elektronik mendapatkan uang sekitar Rp. 500.000,- s/d 1 juta / orang.

Berarti pejabat imigrasi I Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan dana sekitar Rp. 1 miliard. Untuk menutup mulut para wartawan & LSM. Wah banyak sekali jumlah dana yang dikeluarkan oleh mereka (Bersambung / Ronny)

Rabu, 25 Agustus 2010

KAPOLDA JATIM PEDULI DENGAN KEAMANAN & KENYAMAN MASYARAKAT 2 “POLDA SIAPKAN 330 POS PAM SIMPATIK 2010”


BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu, 25 Agustus 2010 Pukul 12:51:35 WIB Jajaran Kepolisian Daerah (polda) dan instansi terkait akan mendirikan 330 Pos Simpatik Ketupat 2010. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang mudik untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 1431 H.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Lafri Prasetyono saat ditemui di Mapolda jatim, Rabu (25/8) mengatakan, fungsi didirikan pos tersebut untuk memantau arus mudik dan balik lebaran 2010, juga berfungsi tempat rehat pemudik.

Rencananya, pos akan disiapkan di Tarik Sidoarjo, perbatasan Jatim-Jateng di Bancar Tuban, perbatasan Jatim-Jateng di Mantingan Ngawi, Pasir Putih Situbondo dan
perbatasan Jatim-Bali di Ketapang Banyuwangi.

Ia menjelaskan, pos simpatik ini akan mendapatkan penjagaan selama 1 x 24 jam, dari gabungan polisi, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Orari, Pramuka, tenaga medis, maupun satpol PP. Pos simpatik berada di lokasi yang tempatnya strategis, misalnya perbatasan antar kota atau antar provinsi. Jarak pos simpatik satu dengan lainnnya sekitar 70 KM. Lokasinya bisa di rest area instasi lainnya seperti, jembatan timbang.

Di pos simpatik juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Misalnya, tempat peristirahatan, layanan kesehatan, bengkel, tempat ibadah, ambulance, mobil derek, pemadam kebakaran, toilet atau MCK, serta alat komunikasi yang dapat menjangkau secara luas dan signal yang cukup.

Sebelumnya, polda juga akan menyiapkan 330 pos pengamanan lebaran di seluruh Jawa
Timur. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang mudik untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 1431 H.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKBP Lafri Prasetyono mengatakan tujuan didirikan pos tersebut yaitu pos pam lebaran ini bertugas mengamankan lokasi atau penggal jalan tertentu, terhadap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas (keamanan keselematan ketertiban kelancaran lalu lintas).
Pos PAM lebaran 2010 tersebut akan didirikan di seluruh wilayah hukum polres-polres di Jatim yang terbagi menjadi 7 rayon. Yakni Rayon I sebanyak 70 pos, terdiri dari Polrestabes Surabaya sebanyak 27 pos, Polresta KP3 Tanjung Perak sebanyak 3 pos, Polres Gresik 12 pos, Polres Sidoarjo 12 pos, Polresta Mojokerto 5 pos dan Polres Mojokerto sebanyak 11 pos.

Rayon II total 39 pos terdiri dari, Polresta Malang sebanyak 8 pos, Polres Malang 7 pos, Polresta Probolinggo 2 pos, Polres Probolinggo 7 pos, Polresta Pasuruan 3 pos, Polres Pasuruan 9 pos dan Polres Batu 3 pos. Rayon III sebanyak 44 pos terdiri dari, Polres Bondowoso sebanyak 9 pos, Polres Situbondo 12 pos, Polres Jember 9 pos, Polres Banyuwangi 10 pos dan Polres Lumajang 4 pos.

Rayon IV sebanyak 69 pos terdiri dari, Polresta Kediri 10 pos, Polres Kediri 5 pos, Polres Jombang 17 pos, Polresta Blitar 2 pos, Polres Blitar 13 pos, Polres Tulungagung 7 pos, Polres Nganjuk 10 pos, Polres Trenggalek 5 pos. Rayon V total sebanyak 45 pos pam lebaran terdiri dari, Polresta Madiun 4 pos, Polres Madiun 12 pos, Polres Ngawi sebanyak 12 pos, Polres Magetan sebanyak 6 pos, Polres Ponorogo 7 pos, dan Polres Pacitan sebanyak 4 pos (KOMBES POL PUDJI ASTUTIK & RONNY)

KAPOLRESTABES PEDULI PADA KEAMANAN & KENYAMAN MASYARAKAT KOTA SURABAYA 2 “KAPOLRESTABES: FOKUS AMANKAN LEBARAN”


BILD SURABAYA-Pada Hari Rabu, 25 Agustus 2010 Pukul 12:51:35 WIB Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coky Manulung akan memfokuskan pengamanan Lebaran dengan sandi operasi ketupat 2010 dan toko perhiasan (emas), perbankan, dan money changer (penukaran uang asing). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat dapat menjalankan Lebaran dengan lancar dan aman.

“Prioritas pertama, yakni siap mengamankan operasi ketupat 2010 dan pengamanan bank, toko emas yang meningkat menjelang Lebaran, karena kita ingin memberikan jaminan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan lancar,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Coky Manulung saat ditemui usai acara sertijab di Gedung Tribata Mapolda Jatim,

Ia menjelaskan, dua per tiga kekuatan personel Reskrim Polrestabes akan dikerahkan untuk melakukan cegah tangkal agar kejadian perampokan besar, seperti di Medan tak terulang di Surabaya. Namun, sambungnya, untuk lebih detailnya tak bisa diumumkan sebab itu bagian strategi kepolisian menjaga keamanan agar tetap kondusif dan tak kecolongan.

“Kami akan berkoordinasi dengan setiap Polsek untuk melakukan penjagaan di tiga tempat paling rawan tersebut. Tujuannya untuk menghilangkan kesempatan penjahat melakukan aksinya,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan untuk menekan angka kejahatan jalanan termasuk mengantisipasi kejadian perampokan bersenpi dan menewaskan seorang polisi di Medan, Kepolisian akan menggelar razia di setiap pintu perbatasan daerah antar provinsi maupun antar kota dan kabupaten.

“Kita mengantisipasi, kita akan tindak. Banyak caranya, seperti mendeteksi, preventif. Kalau sudah terjadi tentu kita harus buru sampai ketemu dan diproses ke pengadilan. Kalau belum terjadi, bisa meningkatkan _atrol, baik terbuka maupun tertutup,” ujarnya

Selain program tersebut, ia akan meneruskan dan melanjutkan program dari Kapolrestabes Ike Edwin, yaitu program Exelen Police Servis (EPS), Lomba Cipta Kampung Aman (LCKA), Cipta Kondisi, serta akan menurunkan anggota polisi untuk mengatur Lalin dan mencegah aksi kejahatan di Jalan.

Terkait program restrukturisasi Polrestabes Surabaya yang dimulai 1 Juli lalu, Coki menilai masih terus berlanjut. Namun, untuk tingkat Polsek, diakuinya masih belum mulus, karena banyak Polsek yang seharusnya berstatus Polsek Urban yang dipimpin polisi berpangkat Kompol, masih tetap seperti dulu berpangkat AKP.

“Kendati tiga Polres di Surabaya sudah dilikuidasi dan personelnya dikirim ke Polsek. (Restrukturisasi) belum bisa ditetapkan karena menunggu perintah dari Polda Jatim,” tuturnya.
Sementara itu Kombes Pol Ike Edwin mengatakan mengucapkan terima kasih dan senang kepada masyarakat Surabaya atas bantuan selama menjabat menjadi Kapolrestabes Surabaya. Karena masyarakat sifatnya selalu terbuka dan santun sehingga situasi dan kondisi kamtibnas menjadi aman dan kondusif.

Ia menambahkan, kinerja paling menonjol yang berhasil dilakukan jajarannya adalah menekan angka kriminalitas. “Dulu awalnya angka kriminalitas di Surabaya mencapai ribuan, namun sekarang tinggal 600. Itu berkat program penyebaran polisi ada dimana-mana sehingga angka kriminalitas menurun,” katanya.

Sejak tahun 2009 hingga 2010, angka kriminalitas turun hingga 42 persen. Ini semua berkat partisipasi masyarakat Surabaya di samping juga kerja keras anggota, dimana pada tahun 2009, misalnya, lanjut Ike, angka kriminalitas mencapai 1.400 kasus dimana pada 2010 turun menjadi 800 kasus dan terus turun ketika berubah nama menjadi Polrestabes menjadi 600 kasus.

Bahkan, kasus curanmor, perampokan dan pencurian dengan pemberatan turun hingga 50 persen. “Saya contohkan kasus curanmor yang sebelumnya 132 kasus menjadi 60 kasus. Lalu kasus perampokan yang dulunya 60 kasus per bulan menjadi 30 kasus dan curat yang dulunya 280 kasus menjadi 120 kasus,” ungkapnya.

Ia berharap kepada Kapolrestabes Kombes Pol Coki Manurung mampu menurunkan angka kriminalitas di Surabaya dan dapat melanjutkan 4 program yang telah dijalankan oleh Polrestabes Surabaya. (KOMBES POL PUDJI ASTUTIK & RONNY)

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI 2010

IDUL FITRI 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

FU WALI KOTAKU

FU WALI KOTAKU
INGAT TANGGAL 2 JUNE 20010 COBELOS NO 2

NATAL 2009

NATAL 2009

TAHUN BARU 2010

TAHUN BARU 2010

GONG XI FA CAI 2010

GONG XI FA CAI 2010
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND GROUP (DEUTSCHE TV,ZEITUNG BERLIND DEUSCHLAND,ZEITUNG BORGOL & ZEITUNG POLIZEI) MENGGUCAKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA CHINA 2010 “GONG XI FA CAI”

SELAMAT JALAN “KH Abdurahman Wahid/Gus Dur”

SELAMAT JALAN “KH Abdurahman Wahid/Gus Dur”

SELAMAT JALAN WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO

SELAMAT JALAN WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND GROUP (DEUTSCHE TV,ZEITUNG BERLIND DEUSCHLAND,ZEITUNG BORGOL & ZEITUNG POLIZEI) IKUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO SEMOGA ARWA ANDA DI TERIMA OLEHNYA & KELUARGA YANG DI TINGGALKAN DI BERIKESEHATAN DAN KEKUATAN DARI TUHAN

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN
JANGAN COBA-COBA MENIKMATI/MENGEDARKAN NARKOBA & MIRAS BILA TIDAK MAU JADI MAYAT/MENINGGAL PESAN DARI BADAN NARKOBA NASIONAL INDONESIA & BADAN ANTI NARKOBA JERMAN

WANTED DEUTSCHE POLIZEI

WANTED DEUTSCHE POLIZEI
HER LIE,UMUR 60 TAHUN,HATI-HATI DENGAN ORANG INI. JAUHKAN ANAK-ANAK ANDA DARI ORANG INI. KARENA NANTI ANAK ANDA BISA HILANG DARI ANDA. MASYAKARKAT YANG MENGGETAHUI ANDA BISA HUBUNGI KANTOR POLISI JERMAN DI BERLIN Tel (04930) 4664664,Hamburg Tel: (04940) 19296,428676767,428650 E-Mail: lka.7011@hamburg.de ATAU HUBUNGI REDAKSI BILD REDAKSI DI TEL (06231)70696441

JERITAN HATI MASYARAKAT 4

JERITAN HATI MASYARAKAT 4
HARI INI MASIH ADA PEJABAT YANG MENGGUNAKAN JILBAB MENGHINA WARTAWAN MEDIA CETAK MINGGUAN. BILA SEMUA PEJABAT MEMILIKI SIFAT BURUK. INDONESIA JADI APA? DAN APA KATA DUNIA

JERITAN HATI MASYARAKAT 3

JERITAN HATI MASYARAKAT 3
HARI INI MASIH ADA PEJABAT/STAF PAJAK & KEMENTERIAN KEUANGAN CURI UANG MASYARAKAT. APA KATA DUNIA? (BILD RI 28 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 2

JERITAN HATI MASYARAKAT 2
HARI INI IBU SRI MULIANI MASIH MILIKI SIFAT MUNAK & SUKA MEMBUAL APA KATA DUNIA? (BILD RI 25 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 1

JERITAN HATI MASYARAKAT 1
HARI INI MASIH ADA PEJABAT KORUPSI APA KATA DUNIA? (BILD RI 20 MARET 2010)