Senin, 05 April 2010

Ini Dia, Kampus Khusus Pencandu Narkoba


BILD BOGOR-Pada Hari Selasa, 9 Februari 2010 Pukul 18:46 WIB Guna membantu mengurangi ketergantungan pencandu terhadap narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyediakan sebuah kampus khusus. Kampus itu diberi nama Kampus Unit Terapi dan Rehabilitasi (Unitra) BNN di Desa Wates Jaya, Lido, Bogor, Jawa Barat.

Para pecandu narkoba di Indonesia bisa mendapatkan pengobatan secara gratis di tempat ini. Kabag Humas BNN, Sumirat Dwiyanto menjelaskan bahwa Kampus Unitra BNN telah beroperasi sejak tahun 2006. Kampus itu berada di lahan seluas 12 hektar dengan daya tampung 500 orang.

"Saat ini jumlah mahasiswa atau pecandu narkoba yang kami tangani sebanyak 300 orang. Mereka berasal dari seluruh Indonesia," tutur Sumirat kepada wartawan di sela-sela acara Pertemuan Jurnalis Pemerhati Narkotika di Cafe Musro, Hotel Borobudur, Sawahbesar, Jakarta Pusat, Selasa (9/2).

Menurut Sumirat, pihaknya tidak memungut biaya apa pun kepada para pecandu narkoba yang sedang dikarantina di sana. Siapa pun bisa menjadi mahasiswa di kampus itu dengan persyaratan yang mudah dan tidak berbelit-belit.

"Yang mau menjadi mahasiswa tinggal melengkapi persyaratan,seperti surat persetujuan orangtua, tidak memiliki penyakit kejiawaan, dan pecandu," imbuh Sumirat.
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi call center BNN di nomor (021)80880011 atau 081221675675. Atau bisa langsung ke kantor BNN di Jalan MT Haryono No 11, Cawang, Jakarta Timur.

Sumirat berharap masyarakat tidak perlu malu untuk mendaftarkan diri karena pihaknya akan dengan ramah melayani. "Kami melayani dengan cara yang humanis. Jadi jangan takut jika anda ingin diobati di kampus kami," terang Sumirat.

Mahasiswa yang ditangani saat ini kebanyakan berasal dari Jakarta dengan kisaran umur antara 15 tahun ke atas. Bahkan saat ini ada pencandu yang berumur 70 tahun. Untuk pencandu di bawah umur 18 tahun, kata Sumirat, harus didampingi orangtua saat mendaftar ke BNN.

Sumirat menjelaskan bahwa penyembuhan di Kampus Unitra BNN ditangani sebanyak 200 staf. Penyembuhan dilakukan dengan beberapa metode, yaitu cuci darah, rehabilitasi sosial, dan religi.

Setiap calon mahasiswa akan diperiksa darahnya untuk mengetahui jenis narkoba yang dikonsumsi. Hal ini untuk disesuaikan dengan metode penyembuhan yang dibutuhkan. Saat ini para mahasiswa kebanyakan berupa sabu-sabu dan ekstasi.
Setelah dilakukan pengecekan darah, metode penyembuhan dilanjutkan dengan rehabilitasi sosial yaitu belajar bersosialisasi. Di dalamnya ada sejumlah kegiatan, seperti memasak, mencuci piring, dan berkomunikasi.

Metode religi, para pecandu akan diberikan siraman rohani sesuai dengan agama masing-masing. "Kuliah di kampus ini memakan waktu antara 6 bulan sampai satu tahun. Dan seluruh mahasiswa di sini harus menginap selama menjalani pengobatan jadi mirip dengan karantina," terang Sumirat.

Seluruh fasilitas yang dibutuhkan para pecandu telah disediakan. Dan negara memberikan subsidi kepada setiap pecandu yang kuliah sebesar Rp 3,8 juta. Setelah menjalani seluruh proses penyembuhan, BNN menggelar metode pasca pengobatan yang disebut after care.

Metode ini dibuat untuk mengumpulkan mantan mahasiswa untuk tetap melakukan komunikasi secara kelompok. Di komunikasi ini akan diketahui keuslitan para pencandu untuk benar-benar meninggalkan narkoba. Pasalnya sangat sulit para pecandu meninggalkan konsumsi narkoba.

"Kami akan mendampingi mereka untuk melakukan sharing seputar kesulitan mereka dalam menghilangkan ketergantungan terhadap narkoba," papar Sumirat.
Meski kampus ini sudah dibuat namun banyak masyarakat yang belum tahu. Kalaupun tahu banyak masyarakat yang malu untuk diobati karena menganggap rehabilitasi adalah aib. Oleh karena itu diharapkan masyarakat benar-benar memanfaatkan kampus gratis ini (Brijen Anang)

Minggu, 04 April 2010

PEJABAT & PENGRUS PARTAI HANURA JATIM SDM CELEK SEKALI,SUKA ADU-DOMBA & DISKRIMINASI WARTAWAN TABLOID


BILD SURABAYA - Pada Hari Sabtu, 03 April 2010 Pukul 12 WIB Wartawan BILD SURABAYA Sdr Ronny menghadiri Musawarah Daerah (MUSDA) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) JATIM Tahun 2010 di Hotel Novotel Surabaya

Sdr Ronny meminta Makala ke Panitia MUSDA PARTAI HANURA JATIM,tapi Panitia tersebut tambah bilang sudah di serahkan makala & uang Rp 10 Juta Kepada Bpk Sokip dari Wartawan Memorandum.

Wartawan BILD Surabaya pulang aja karena Panitia tidak pedulikan wartawan Tabloid (media Cetak Mingguan)

Pada Hari Minggu, 04 April 2010 Pukul 8 WIB Wartwan BILD Surabaya Sdr Ronny di ajak oleh temannya Sri,Hera & Tia,sampai di hotel Novotel Surabaya pukul 9 WIB. Pukul 12 WIB acara pelantikan ketua DPD PARTAI HANURA JATIM setelah itu kami Wawancara dengan Seketaris DPD PARTAI HANURA JATIM,lalu sri & Tia memberikan Berita Partai HANURA,selang 30 menit kami diberi uang makan & Transport Rp. 100.000 untuk 6 orang. Pada Pukul 13.20 wib setelah saya membeli Aqua Botol 625 ml di warung depan Daeler Mobil Mitsubishi jl Nagagel saya di tegur oleh teman saya,yang bernama Kusningsih. Saya di tuduh terima uang dari seketaris DPD PARTAI HANURA JATIM sebesar Rp. 300.000,- lalu saya tidak terima dengan tuduhan itu. Saya juga marah kepada Bpk Agung dari pengurus DPD PARTAI HANURA JATIM dengan makian (HANURA suka adu domba,HANURA bangsat dan tidak miliki moral yang baik)



Pada Tanggal 16 Maret 2009 Wartawan BILD Surabaya pernah membaca berita tetang PARTAI HANURA di eKampanyeDamaiPemiluIndonesia2009.blogspot.com & SnipUrl.com/pemilu berjudul
Pemilu Indonesia 2009 “Muhammad Amin Plesetkan TIM Logo PDI Perjuangan & Parta PARTAI HANURA’

Plesetan Logo Partai Hanura Menjadi hononara (Hobi Nakutin Rakyat)
Tafsir Tarekat Fesbuqiyah atas Partai Honara :

Tentara yang bersimbah darah rakyat, tak layak memimpin rakyat. Negeri ini bukan negeri militer, tapi negeri sipil. (Muhammad Amin)

Wartawan BILD Surabaya Meminta kepada ketua Umum untuk menegur keras kepada seluruh penggurus PARTAI HANURA se JATIM untuk tidak suka adu-domba,diskriminasi wartawan tabloid dan masyarakat bila tidak mau PARTAI HANURA hancur. (Bersambung/Ronny)

Jumat, 02 April 2010

Edmond Langgar Kode Etik Profesi


BILD Jakarta-Pada Hari Jumat, 2 April 2010 Pukul 18:57 WIB Brigadir Jenderal Polisi Edmon Ilyas dinilai melanggar kode etik profesi dalam kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Halomoan Tambunan. Pertimbangan itu pula yang menjadi alasan pencopotannya sebagai Kapolda Lampung. Demikian dikatakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Edward Aritonang di Mabes Polri, Jumat (2/4).

Sebelum Gayus divonis bebas dan kabur ke Singapura, mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu memimpin penyidikan skandal makelar pajak tersebut. Nama Edmon Ilyas muncul setelah mantan Kabareskrim Susno Duadji menyebut adanya dua perwira tinggi kepolisian terlibat dalam "akal-akalan" kasus itu.

Sebelumnya, Mabes Polri menunjuk Wakil Kepada Divisi Humas Brigadir Jenderal Sulistyo Ishak sebagai Kapolda Lampung menggantikan Brigadir Jenderal Edmon Ilyas yang dicopot (MULLER & SCTV)

Edmond Langgar Kode Etik Profesi

BILD Jakarta-Pada Hari Jumat, 2 April 2010 Pukul 18:57 WIB Brigadir Jenderal Polisi Edmon Ilyas dinilai melanggar kode etik profesi dalam kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Halomoan Tambunan. Pertimbangan itu pula yang menjadi alasan pencopotannya sebagai Kapolda Lampung. Demikian dikatakan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Edward Aritonang di Mabes Polri, Jumat (2/4).

Sebelum Gayus divonis bebas dan kabur ke Singapura, mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat itu memimpin penyidikan skandal makelar pajak tersebut. Nama Edmon Ilyas muncul setelah mantan Kabareskrim Susno Duadji menyebut adanya dua perwira tinggi kepolisian terlibat dalam "akal-akalan" kasus itu.

Sebelumnya, Mabes Polri menunjuk Wakil Kepada Divisi Humas Brigadir Jenderal Sulistyo Ishak sebagai Kapolda Lampung menggantikan Brigadir Jenderal Edmon Ilyas yang dicopot (MULLER & SCTV)

Jabatan Kapolda Edmond Ilyas Digantikan Sulistyo Ishak


BILD Jakarta-Pada Hari Jumat, 2 April 2010 Pukul 14:35 WIB Markas Besar Kepolisian RI sudah mempersiapkan pengganti Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigadir Jenderal Edmon Ilyas yang dicopot. Mabes Polri menunjuk Wakil Kepada Divisi Humas Brigadir Jenderal Sulistio Ishak. "Wakadiv akan menggantikan sebagai Kapolda Lampung," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/4).

Edward menjelaskan, mutasi ini dilakukan berdasarkan Telegram Rahasia Kapolri nomor 261 tanggal 2 April 2010. Selain mutasi terhadap Edmon, Mabes Polri juga menggeser Kapolda Bangka Belitung Brigadir Jenderal Anton Setiadi. Dia diangkat sebagai Staf Ahli Kapolri. Posisi Kapolda Bangka Belitung akan diisi oleh Komisaris Besar M Rum Murkal.

Selain itu, dua Kapolda yakni Kapolda Aceh dan Gorontalo juga dimutasi akibat pensiun. Edmon dimutasi untuk memudahkan Polri dalam mengusut kasus mafia pajak. Kasus ini sebelumnya diungkap mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji. Tudingan tersebut berawal dari laporan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) pada 2009 yang mencurigai transaksi dalam rekening Gayus yang berisi uang Rp 25 miliar.

Polisi kemudian melakukan penyidikan dan hanya menyatakan uang sebesar Rp 395 juta yang terkait tindak pidana.

Sedangkan uang sebesar Rp 24,6 miliar tidak berhasil dibuktikan. Uang itu mulanya diakui oleh seorang pengusaha garmen asal Batam, Andi Kosasih. Sisa uang sebesar Rp 24,6 miliar itulah yang ditudingkan susno telah dibagi- bagi kepada beberapa pihak, termasuk para penyidik dan kedua jenderal tersebut.

Kini polri telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini. Selain Gayus, Polri telah menetapkan pengacara Gayus Haposan Tambunan, Andi Kosasih, dan Kompol A sebagai tersangka (Muller & TV ONE)

Kamis, 01 April 2010

RAMAYANA SWALAYAN DI JAKARTA TERBAKAR


BILD Jakarta-Pada Hari Jumat, 2 April 2010 Pukul 09:08 WIB Gedung Ramayana Department Store yang berada Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (2/4) sekitar pukul 07.00 WIB terbakar. Petugas Suku Dinas Kebakaran Jakarta Selatan, Sutarno, yang dihubungi di Jakarta, Jumat pagi, membenarkan terjadinya kebakaran besar di Pusat Pertokoan Ramayana Department Store.

Sutarno mengatakan, sekitar 36 mobil pemadam kebakaran dari Suku Dinas Kebakaran Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur, sudah diturunkan ke lokasi kebakaran. "Sekarang ini petugas sedang bekerja keras memadamkan api. Soal penyebab kebakaran masih belum diketahui," ujar Sutarno.

Hingga pukul 08.45 WIB, api masih belum bisa dikuasai dan masyarakat dan pedagang yang berkumpul di sekitar lokasi kebakaran panik karena kepulan asap hitam mengepul tinggi.

Saat terjadinya kebakaran itu, Gedung Ramayana Department Store masih tutup meski para pedagang lain di lokasi Pasar Kebayoran Lama sudah membuka dagangannya dan pengunjung pasar juga sudah mulai ramai (Muller)

KASAD MENUTUP KEJUARAAN NASIONAL KARATE PIALA KASAD X TAHUN 2010


BILD Surabaya-Pada Hari Senin, 29 Maret, 2010 Pukul 10:26 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta, pada Minggu (28/3) menutup Kejuaraan Nasional Karate Piala Kepala Staf TNI Angkatan Darat X Tahun 2010, bertempat di GOR Kertajaya Surabaya.

Kejurnas yang diikuti 640 peserta ini telah telah mendapatkan 32 atlet karate terbaik tingkat nasional dan akan dipersiapkan untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Karate, guna dipersiapkan pada event SEA Games 2011, kata Hendardji yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia, walaupun sudah mendapatkan ke-32 atlet karate terbaik nasional, tidak menutup kemungkinan jumlah ini akan berkurang, tergantung hasil dari seleksi internal (try in) dan uji coba ke luar negeri (try out). Keputusan final atlet karate yang akan mewakili Indonesia, akan ditentukan pada September 2010.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jederal TNI George Toisutta dalam sambutannya juga mengatakan, setiap karateka yang siap bertarung di kejuaraan Piala Kasad, harus mempunyai target sebagai juara. Penegasan Kasad ini sekaligus menjawab komentar Komandan Pelatnas cabang Karate Djafar Djantang soal tidak adanya target bagi ketujuh Karateka Pelatnas Asian Games China. Alasannya mereka masih berada dalam tahap latihan fisik umum.

Pada Kejurnas ini, karateka Pelatnas proyeksi Asian Games XVI/2010 masih menunjukkan ketangguhannya. Dua diantara empat emas yang diperebutkan, dibawa pulang oleh dua atlet Pelatnas, yakni Faisal Zainudin di nomor kata perorangan pria serta Umar Syarif di nomor Kumite +84 Kg. Dua keping emas lainnya disabet atlet non Pelatnas yakni Yulanda asal Papua pada Kumite wanita -68 Kg dan Dewi Yukianti dari Perguruan Lemkari pada kata perorangan wanita.

Kasad juga sangat berharap, melalui event seperti ini akan muncul atlet karate berkualitas internasional, yang nantinya akan bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia olahraga karate tingkat dunia. (Ronny & Tia)

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

NATAL & TAHUN BARU 2011

NATAL  & TAHUN BARU 2011
KITA BERSYUKUR BISA MERAYAKAN HARI NATAL & TAHUN BARU MAKA DARI ITU KITA HARUS MENGHARGAI & MEMBANTU ORANG YANG MEMBUTUHKAN SERTA KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITI KITA

IDUL FITRI TAHUN 2010

IDUL FITRI TAHUN 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

IDUL FITRI 2010

IDUL FITRI 2010
DALAM HARI FITRI INI KITA HARUS BISA MENGHARGAI ORANG LAINH & KITA HARUS BISA MEMAAFKAN ORANG LAIN YANG MENYAKITKAN DIRI KITA

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN

DIRGAHAYU RI KE 65 TAHUN
MARI KITA BERANTAS KORUPSI

FU WALI KOTAKU

FU WALI KOTAKU
INGAT TANGGAL 2 JUNE 20010 COBELOS NO 2

NATAL 2009

NATAL 2009

TAHUN BARU 2010

TAHUN BARU 2010

GONG XI FA CAI 2010

GONG XI FA CAI 2010
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND GROUP (DEUTSCHE TV,ZEITUNG BERLIND DEUSCHLAND,ZEITUNG BORGOL & ZEITUNG POLIZEI) MENGGUCAKAN SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA CHINA 2010 “GONG XI FA CAI”

SELAMAT JALAN “KH Abdurahman Wahid/Gus Dur”

SELAMAT JALAN “KH Abdurahman Wahid/Gus Dur”

SELAMAT JALAN WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO

SELAMAT JALAN WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO
REDAKSI BERLIN DEUTSCHLAND GROUP (DEUTSCHE TV,ZEITUNG BERLIND DEUSCHLAND,ZEITUNG BORGOL & ZEITUNG POLIZEI) IKUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA WAKIL GEBENUR JATIM BPK TRIMARJONO SEMOGA ARWA ANDA DI TERIMA OLEHNYA & KELUARGA YANG DI TINGGALKAN DI BERIKESEHATAN DAN KEKUATAN DARI TUHAN

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN

NARKOBA & MIRAS ADALAH KEMATIAN
JANGAN COBA-COBA MENIKMATI/MENGEDARKAN NARKOBA & MIRAS BILA TIDAK MAU JADI MAYAT/MENINGGAL PESAN DARI BADAN NARKOBA NASIONAL INDONESIA & BADAN ANTI NARKOBA JERMAN

WANTED DEUTSCHE POLIZEI

WANTED DEUTSCHE POLIZEI
HER LIE,UMUR 60 TAHUN,HATI-HATI DENGAN ORANG INI. JAUHKAN ANAK-ANAK ANDA DARI ORANG INI. KARENA NANTI ANAK ANDA BISA HILANG DARI ANDA. MASYAKARKAT YANG MENGGETAHUI ANDA BISA HUBUNGI KANTOR POLISI JERMAN DI BERLIN Tel (04930) 4664664,Hamburg Tel: (04940) 19296,428676767,428650 E-Mail: lka.7011@hamburg.de ATAU HUBUNGI REDAKSI BILD REDAKSI DI TEL (06231)70696441

JERITAN HATI MASYARAKAT 4

JERITAN HATI MASYARAKAT 4
HARI INI MASIH ADA PEJABAT YANG MENGGUNAKAN JILBAB MENGHINA WARTAWAN MEDIA CETAK MINGGUAN. BILA SEMUA PEJABAT MEMILIKI SIFAT BURUK. INDONESIA JADI APA? DAN APA KATA DUNIA

JERITAN HATI MASYARAKAT 3

JERITAN HATI MASYARAKAT 3
HARI INI MASIH ADA PEJABAT/STAF PAJAK & KEMENTERIAN KEUANGAN CURI UANG MASYARAKAT. APA KATA DUNIA? (BILD RI 28 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 2

JERITAN HATI MASYARAKAT 2
HARI INI IBU SRI MULIANI MASIH MILIKI SIFAT MUNAK & SUKA MEMBUAL APA KATA DUNIA? (BILD RI 25 MARET 2010)

JERITAN HATI MASYARAKAT 1

JERITAN HATI MASYARAKAT 1
HARI INI MASIH ADA PEJABAT KORUPSI APA KATA DUNIA? (BILD RI 20 MARET 2010)